Cool Blue Outer Glow Pointer KULIAH TAK SEINDAH DITIPI-TIPI: Algoritma-dan-Struktur-Data

POLITEKNIK HARAPAN BERSAMA TEGAL

POLITEKNIK HARAPAN BERSAMA TEGAL

POLITEKNIK HARAPAN BERSAMA TEGAL

POLITEKNIK HARAPAN BERSAMA TEGAL

POLITEKNIK HARAPAN BERSAMA TEGAL

Tampilkan postingan dengan label Algoritma-dan-Struktur-Data. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Algoritma-dan-Struktur-Data. Tampilkan semua postingan

Selasa, 01 November 2016

PENGERTIAN STRING DI C++

Dalam pemrograman, string merupakan kumpulan dari beberapa karakterkarakter.
Untuk membedakan string dengan karakter, dalam C++ dibedakan
penulisannya. Suatu nilai merupakan string apabila diapit dengan tanda petik
ganda “...“, misalnya “SAYA”. Sedangkan karakter (char) diapit dengan tanda
petik tunggal, misal ‘s’.
Lantas bagaimana dengan “s”?? Dalam hal ini “s” juga merupakan string,
meskipun karakter penyusunnya terlihat hanya satu. Akan tetapi pada
kenyataannya, “s” disusun tidak hanya karakter ‘s’ saja, melainkan terdapat pula
karakter NULL atau ‘\0’, yang berfungsi sebagai tanda akhir dari string.
Untuk mendeklarasikan suatu variabel merupakan string, maka perintahnya:
char variabel[maks karakter];
contoh:
char teks[20];
Perintah di atas bermakna bahwa teks merupakan variabel string dengan jumlah
karakter yang dapat disimpan maksimal adalah 20 (sudah termasuk karakter
NULL).
A. Inisialisasi String
Misalkan suatu variabel string katakanlah kalimat[30] akan diberi nilai “SAYA
BELAJAR C++”, maka perintahnya:
char kalimat[30] = “SAYA BELAJAR C++”;
Program lengkapnya sbb:
#include
#include
void main()
{
int a;
a = 20;
char kalimat[30] = “SAYA BELAJAR C++”;
cout << “Nilai a = “ << a << endl;
cout << “Nilai kalimat = “ << kalimat << endl;
}
31
Tidak boleh seperti di bawah ini!!
void main()
{
int a;
char kalimat[30];
a = 20;
kalimat = “SAYA BELAJAR C++”; // atau
kalimat[30] = “SAYA BELAJAR C++”;
cout << “Nilai a = “ << a << endl;
cout << “Nilai kalimat = “ << kalimat << endl;
}
C. Membaca String dari Keyboard
Selanjutnya bagaimana cara membaca string yang berasal dari keyboard?
Berikut ini contohnya:
#include
#include
void main()
{
char nama[20];
char alamat[30];
cout << “Masukkan nama Anda : “;
cin.getline(nama, sizeof(nama));
cout << “Masukkan alamat Anda : “;
cin.getline(alamat, sizeof(alamat));
cout << “Nama Anda : “ << nama << endl;
cout << “Alamat Anda : “ << alamat << endl;
}
D. Mengcopy String
Kemudian bagaimana untuk mengassign suatu string dari variabel ke variabel
lain? Misalnya kata1 diberi string “HALLO”. Selanjutnya kata2 akan diberi string
dari kata1. Untuk melakukan hal ini, Anda tidak bisa memberikan perintah
kata2 = kata1;
Perintah yang digunakan untuk keperluan di atas adalah dengan:
strcpy(kata2, kata1); // mengcopy isi dari kata1 ke kata2
32
Contoh:
#include
#include
#include
void main()
{
char kata1[20] = “HALLO”;
char kata2[20];
strcpy(kata2, kata1);
cout << “Kata1: “ << kata1 << endl;
cout << “Kata2: “ << kata2 << endl;
}
E. Function untuk Operasi String
Function-function berikut ini dapat digunakan untuk memanipulasi string.
Sebelum function digunakan, tambahkan file header string.h pada include.
- Mengetahui panjang string dengan strlen()
sintaks:
strlen(string)
akan mereturn bilangan bulat yang menyatakan panjang string.
Contoh:
int panjangteks;
char kalimat[30] = “BELAJAR C++ TIDAKLAH SULIT”;
panjangteks = strlen(kalimat);
cout << “Panjang string : “ << panjangteks;
- Menggabungkan string dengan strcat()
Sintaks:
strcat(string1, string2)
menambahkan string2 ke string1.
Contoh:
char kata1[5] = “SATU ”;
char kata2[5] = “DUA”;
strcat(kata1, kata2); // nilai kata1 menjadi “SATU DUA”
33
- Mengkonversi ke huruf kapital dengan strupr()
Sintaks:
strupr(string)
Mengubah huruf kecil dari string ke huruf kapital.
Contoh;
char string1[30] = “aBcDefgHIJKLmno”;
strupr(string1); //nilai string1 menjadi “ABCDEFGHIJKLMNO”
- Mengkonversi ke huruf kecil dengan strlwr()
Sintaks:
strlwr(string)
Function ini kebalikan dari strupr().
- Mencari Substring dengan strstr()
Misalkan diberikan suatu string “JAKARTA KOTA METROPOLITAN”. Apakah
string “METRO” terdapat dalam string tersebut?
Untuk mengetahui hal ini dengan C++, kita dapat menggunakan function
strstr().
Sintaks:
strstr(string1, string2);
Function tersebut akan mereturn nilai 1 jika string2 merupakan substring dari
string1, dan akan mereturn 0 jika tidak.
Contoh:
if (strstr(“JAKARTA KOTA METROPOLITAN”, “METRO”) == 1)
cout << “Merupakan substring”;
else cout << “Bukan merupakan substring”;
- Membalik string dengan strrev()
Bagaimana cara membalik string “C++” supaya diperoleh “++C”?
Berikut ini perintah dalam C++,
sintaks:
strrev(string);
34
Contoh:
char kata[10] = “C++”;
strrev(kata);
cout << kata;
35

Switch Case dalam C++ Codeblocks

Operator Kondisi If-Else Dan Switch Case Dalam Java


  1. Pernyataan IF
Artinya jika kondisi memenuhi syarat, maka perintah akan dikerjakan dan sebaliknya, jika kondisi salah, maka perintah akan diabaikan.
Pernyataan IF ada beberapa macam
a. If tunggal
Pernyataan yang hanya terdiri dari satu kondisi dan dua pernyataan
b. If majemuk
Pernyataan yang terdiri dari beberapa kondisi dan beberapa pernyataan
c. Nested if (If bersarang)
Yaitu tedapat kondisi lain di dalam kondisi ( If di dalam if)
Bentuk umum :
If (kondisi){
Pernyataan;
………….;
}
Contoh Program :
import java.util.*;
class HitungNilai {
public static void main(String[] args) {
String nama, hadiah;
int n1, n2, n3;
double rata2;
Scanner input = new Scanner(System.in);
System.out.println("PROGRAM HITUNG NILAI RATA-RATA");
System.out.print("Nama Siswa :");
nama = input.nextLine();
System.out.print("Masukan Nilai Pertandingan I :");
n1 = input.nextInt();
System.out.print("Masukan Nilai Pertandingan II :");
n2 = input.nextInt();
System.out.print("Masukan Nilai Pertandingan III :");
n3 = input.nextInt();
rata2 = (n1 + n2 + n3) / 3;
if(rata2 >= 85){
hadiah="Seperangkat Komputer P4";
}
else if(rata2 >= 70){
hadiah="Uang sebesar Rp. 500.000";
}
else{
hadiah="Mendapat hadiah hiburan";
}
System.out.println("Siswa yang bernama :" + nama);
System.out.println("Memperoleh nilai rata-rata : " + rata2 + "dari hasil perlombaan yang diikutinya");
System.out.println("Hadiah yang didapat adalah :" + hadiah);
}
}
Untuk penjelasan program saya rasa sudah sering saya jelaskan sebelumnya, tinggal di amati saja code programnya, tentunya untuk pernyataan if ini sudah tidak asing lagi bagi anda semua…
Contog Lain :
import java.util.*;
class NilaiKursus {
public static void main(String[] args) {
String nama,grade;
int nk,nt,nu,na;
Scanner input = new Scanner(System.in);
System.out.println("PROGRAM HITUNG NILAI AKHIR");
System.out.print("Nama Siswa : ");
nama = input.nextLine();
System.out.print("Nilai Keaktifan :");
nk = input.nextInt();
System.out.print("Nilai Tugas :");
nt = input.nextInt();
System.out.print("Nilai Ujian :");
nu = input.nextInt();
nk=(nk*20)/100;
nt=(nt*30)/100;
nu=(nu*50)/100;
na = nk+nt+nu;
if(na>=80){
grade="A";
}else if(na>=70){
grade="B";
}else if(na>=59){
grade="C";
}else if(na>=50){
grade="D";
}else{
grade="E";
}
System.out.println("Siswa Yang Bernama :" + nama);
System.out.println("Dengan Nilai Presentasi Yang Dihasilkan.");
System.out.println("Nilai Keaktifan * 20% :" + nk);
System.out.println("Nilai Tugas * 30% :" + nt);
System.out.println("Nilai Ujian * 50% :" + nu);
System.out.println("Jadi Siswa Yang Bernama :" + nama +
"Memperoleh Nilai Akhir Sebesar :" + na);
System.out.println("Grade Nilai Yang Didapat Adalah : " + grade);
}
}
  1. Pernyataan Switch Case
Pernyataan Switch Case ini sama dengan pernyataan IF-Else namun pada pernyataan Switch Case ini hanya digunakan pada tipe data primitif yang bertipe integer.
Bentuk Umum :
Switch (ekspresi){
Case konst-1 :
Perintah…
Break;
Case konst-2 :
Perintah…
Break;
……………..
……………..
Default :
Perintah…
Contoh Program :
Pada contoh berikut ini menggunakan pernyataan If-Else dan Switch Case
import java.util.*;
class UpahHonor {
public static void main(String[] args) {
String nama, pend;
int gol, jamker,ht=300000;
double tunjP = 0, tunjJ,lmbr,total;
Scanner input = new Scanner(System.in);
System.out.println("Program Hitung Honor Karyawan Kontrak");
System.out.println("PT. DINGIN DAMAI");
System.out.print("Nama Karyawan :");
nama = input.nextLine();
System.out.print("Pendidikan [SMU|D3|S1] :");
pend = input.nextLine();
System.out.print("Golongan [1|2|3] :");
gol = input.nextInt();
System.out.print("Jumlah Jam Kerja :");
jamker = input.nextInt();
switch (gol) {
case 1:
tunjJ = (ht * 5) / 100;
if ("SMU".equals(pend)) {
tunjP = (ht * 2.5) / 100;
} else if ("D3".equals(pend)) {
tunjP = (ht * 5) / 100;
} else if ("S1".equals(pend)) {
tunjP = (300000 * 7.5) / 100;
} else {
tunjP = 0;
}
break;
case 2:
tunjJ = (ht * 10) / 100;
if ("SMU".equals(pend)) {
tunjP = (ht * 2.5) / 100;
} else if ("D3".equals(pend)) {
tunjP = (ht * 5) / 100;
} else if ("S1".equals(pend)) {
tunjP = (ht * 7.5) / 100;
} else {
tunjP = 0;
}
break;
case 3:
tunjJ = (ht * 15) / 100;
if ("SMU".equals(pend)) {
tunjP = (ht * 2.5) / 100;
} else if ("D3".equals(pend)) {
tunjP = (ht * 5) / 100;
} else if ("S1".equals(pend)) {
tunjP = (ht * 7.5) / 100;
} else {
tunjP = 0;
}
break;
default:
tunjJ = 0;
}
if(jamker>8){
lmbr=(jamker-8)*2500;
}else{
lmbr=0;
}
System.out.println("Karyawan Yang Bernama :" + nama);
System.out.println("Honor Yang Diterima");
System.out.println("Honor Tetap Rp. " + ht);
System.out.println("Tunjangan Jabatan Rp. " + tunjJ);
System.out.println("Tunjangan Pendidikan Rp. " + tunjP);
System.out.println("Honor Lembur Rp. " + lmbr);
System.out.println("--------------------------------------");
total=ht+tunjJ+tunjP+lmbr;
System.out.println("Honor Yang Diterima Rp. " + total);
}
}
Penjelasan Program :
if ("SMU".equals(pend)) {
code di atas ada code equals itu artinya untuk inputan keyboar, kalau untuk mengabaikan inputan huruf kecil dan besar, tinggal diganti dengan equalsIgnoreCase
Amati code program di atas secara teliti ya….
Contoh Lain :
import java.util.*;
class HitungTotal {
public static void main(String[] args) {
String kode, merek;
int ukuran;
long harga = 0, jumbel, total;
Scanner input = new Scanner(System.in);
System.out.println("TOKO KELONTONG KERONCOBGAN");
System.out.println("--------------------------");
System.out.println("A. Susu Dancow");
System.out.println(" 1. Ukuran Kecil");
System.out.println(" 2. Ukuran Sedang");
System.out.println(" 3. Ukuran Besar");
System.out.println("B. Susu Bendera");
System.out.println(" 1. Ukuran Kecil");
System.out.println(" 2. Ukuran Sedang");
System.out.println(" 3. Ukuran Besar");
System.out.println("C. Susu SGM");
System.out.println(" 1. Ukuran Kecil");
System.out.println(" 2. Ukuran Sedang");
System.out.println(" 3. Ukuran Besar");
System.out.print("Masukan Kode Susu [A|B|C] :");
kode = input.nextLine();
System.out.print("Masukan Ukuran Kaleng [1|2|3] :");
ukuran = input.nextInt();
if ("A".equals(kode)) {
merek = "Dancow";
switch (ukuran) {
case 1:
harga = 15000;
break;
case 2:
harga = 20000;
break;
case 3:
harga = 25000;
break;
default:
harga = 0;
}
} else if ("B".equals(kode)) {
merek = "Bendera";
switch (ukuran) {
case 1:
harga = 13500;
break;
case 2:
harga = 17500;
break;
case 3:
harga = 20000;
break;
default:
harga = 0;
}
} else if ("C".equals(kode)) {
merek = "SGM";
switch (ukuran) {
case 1:
harga = 15000;
break;
case 2:
harga = 18500;
break;
case 3:
harga = 22000;
break;
default:
harga = 0;
}
} else {
merek = "Tidak Ada";
}
System.out.println("Susu :" + merek);
System.out.println("Harga Satuan Barang :" + harga);
System.out.print("Jumlah Yang Dibeli :");
jumbel = input.nextInt();
total = jumbel * harga;
System.out.println("Harga Yang Harus Dibayar Sebesar Rp. " + total);
}
}
Amati lagi ya codenya dan di coba lalu di compile dan di jalankan, kemudian lihat hasilnya..!

Penjelasan tentang Array dalam C++

PENJELASAN DAN CONTOH PENGGUNAAN ARRAY PADA C++



Ini adalah poin-poin yang harus dipahami

  1. Array  merupakan  struktur  data  yang sering            digunakan             dalam pemrograman      untuk      menyimpan data   yang   akan   diolah   kemudian (misalnya  pada  proses  sorting  atau searching).
  2. Array    adalah    struktur    data    yang terdiri  dari  kumpulan  variabel  yang bertipe sama.
  3.  Beberapa     bahasa     pemrograman mendukung  struktur  array  statis  dan dinamis.   Pada   C/C++,   array   yang didukung adalah array statis.
  4.  Pada     C/C++,     array     merupakan pointer    yang    mempunyai    alokasi memori tetap (pointer constant).
  5.  Nilai  (Isi)  dari  elemen-elemen  suatu array    ditempatkan    pada    memori yang berurutan.
  6. Akses   elemen   suatu   array   bersifat random,  artinya  dapat  dimulai  dari mana   saja   dan tidak   harus   dari elemen pertamanya. 
  7. Array : a finite ordered set of homogenous elements
  8. Elemen-elemen array tersusun secara berderet dan dapat diakses secara random di dalam memori.
  9. Array memiliki alamat yang besebelahan/berdampingan tergantung lebar tipe datanya.
  10. Array dapat berupa array 1 dimensi, 2 dimensi, bahkan n-dimensi.
  11. Elemen-elemen array bertipe data sama dan bisa berisi nilai yang sama atau berbeda-beda.
  12. Elemen-elemen array dapat diakses oleh program menggunakan suatu indeks tertentu secara random ataupun berurutan
  13. Pengisian dan pengambilan nilai pada indeks tertentu dapat dilakukan dengan mengeset nilai atau menampilkan nilai pada indeks yang dimaksud.
  14. Dalam C, tidak terdapat error handling terhadap batasan nilai indeks, apakah indeks tersebut berada di dalam indeks array yang sudah didefinisikan atau belum.  Hal ini merupakan tanggung jawab programmer.  Sehingga jika programmer mengakses indeks yang salah, maka nilai yang dihasilkan akan berbeda atau rusak karena mengakses alamat memori yang tidak sesuai.
  15. Tanda [] disebut juga “elemen yang ke- ...“. Misalnya kondisi[0] berarti array kondisi elemen yang ke nol.
  16. Array yang sudah dipesan, misalnya 10 tempat tidak harus diisi semuanya, bisa saja hanya diisi 5 elemen saja, baik secara berurutan maupun tidak.  Namun pada kondisi yang tidak sepenuhnya terisi tersebut, tempat pemesanan di memori tetap sebanyak 10 tempat, jadi tempat yang tidak terisi tetap akan terpesan dan dibiarkan kosong.
  17. Kita tidak dapat mendeklarasikan array dinamis tanpa inisialisasi!
  18. Deklarasi Array Multidimensi :
·         Multidimensi      array      merupakan superset   dari   single    dimensional array.
·         Setiap  penambahan  dimensi  akan diikuti penambahan attribut akses.
·         Array   dua   dimensi   memiliki   dua attribut yaitu: baris  dan kolom.
·         Array   tiga   dimensi   memiliki   tiga attribut   yaitu: baris, kolom    dan  tinggi.
  1. Syntax :
·         Dua Dimensi :
               tipe Nama_Array [indeks1] [indeks2] ;
               tipe Nama_Array [indeks1] [indeks2] = { Nila i };
·         Tiga Dimensi :
               tipe Nama_Array [indeks1] [indeks2] [indeks3];
                tipe Nama_Array [indeks1] [indeks2] [indeks3] ={ Nilai };
Berikut contoh penggunaan ARRAY pada bahasa C++ :
      Program Kasir untuk FriedChikend....

#include<iostream.h>
#include<conio.h>
#include<iomanip.h>

void main()
{
int n,i,harga,bayar=0,totalbayar,total[100],banyak[100]; //contoh ARRAY
float pajak;
char jenis[100];
cout << "Banyak Jenis  =  ";
cin>>n;
for (i=0;i<n;i++)
{
    cout<<"Jenis ke-"<<(i+1) << endl;
    cout<<"Jenis Potong [D/P/S] : ";
    cin>>jenis[i];
    cout<<"Banyak Potong        : ";
    cin>>banyak[i];
    cout<<endl;
}
clrscr();
cout<<"-------------------------------------------------------------------------------\n";
cout<<"No\tJenis Potong\tHarga Satuan\tBanyak Barang\tJumlah Harga\n";
cout<<"-------------------------------------------------------------------------------\n";
for(i=0;i<n;i++)
{
    cout<<setw(9)<<setiosflags(ios::left)<<(i+1);         //Merapihkan Tampilan
    cout<<setw(17)<< setiosflags(ios::left);
    if(jenis[i]=='D'||jenis[i]=='d')
    {
        cout<<"Dada";
        cout<<setw(17)<< setiosflags(ios::left);
        harga=2500;
        cout<<"2500";
}
else if (jenis[i]=='P'||jenis [i]=='p')
{
    cout<<"Paha";
    cout<<setw(17)<< setiosflags(ios::left);
    harga=2000;
    cout<<"2000";
}
else
{
        cout<<"Sayap";
        cout<<setw(17)<< setiosflags(ios::left);
        harga=1500;
        cout<<"1500";
    }
    cout<<setw(17)<< setiosflags(ios::left)<<banyak[i];
    total[i]=banyak[i]*harga;
    cout<<total[i];
    bayar+=total [i];
    cout<<endl ;
}
cout << endl ;
cout <<"--------------------------------------------------------------------------------\n";
cout<< "\t\t\t\t\tJumlah Bayar  =     "<<bayar<< endl ;
pajak = 0.1*bayar;
cout<< "\t\t\t\t\tPajak         =     "<<pajak<<endl;
totalbayar = bayar+pajak;
cout<< "\t\t\t\t\tToyal Bayar   =     "<<totalbayar<<endl<<endl ;
cout<<"----------------------------------Thank You--------------------------------------\n";
cout<<"WR Program";
}